Soal
Apa
yang menjadi “ titik berat “ jiwa bagi ibu hamil?
Jawaban
Kesehatan
Jiwa Bagi Ibu Hamil Hingga Persalinan
Kesehatan
jiwa (psikiatrik) menitik beratkan pada segi perkembangan “Konsep Diri” yang
sifatnya positif. Hal itu sangat di pandang penting karena dapat meningkatkan
pola hubungan antara pribadi yang lebih harmonis dan lebih produktif.
Bagi
ibu hamil “ Konsep Diri “ yang positif dapat memacu semangat untuk menjaga
kesehatan dirinya dan pertumbuhan janin dalam kandungannya. Dalam demikian
proses persalinan yang akan di alami tidak menemui kesulitan secara psikologis.
Tentu saja ini pun akan sangat besar pengaruhnya dalam hal kekuatan fisiknya
saat melahirkan.
“konsep
Diri” merupakan suatu pikiran, keyakinan, dan kepercayaan yang membuat
seseorang mengetahui siapa dirinya dan mempengaruhi hubungannya dengan orang lain
( Stuart & Sundeen,1998). Cara individu melihat pribadinya secara utuh,
menyangkut secara fisik, emosi, intelektual, social dan spiritual. Termasuk di
dalamnya persepsi individu tentang sifat dan potensi yang di milikinya,
interaksi dengan orang lain dan lingkungan, nilai-nilai yang bersangkutan
dengan pengalaman dan objek tertentu, serta tujuan, harapan dan keinginan
individu itu sendiri. Dengan demikian Konsep Diri merupakan suatu gagasan
kompleks yang mempengaruhi:
Pembentukan Konsep Diri
Konsep
diri tidak muncul dengan sendirinya, melainkan terbentuk sebagai hasil dari
interaksi kita bersama orang lain. Ada delapan tahap perkembangan yang harus di
jalani individu di sepanjang hidupnya. Keberhasilan seseorang dalam menjalani
tugas perkembangan tersebut akan sangat menentukan perkembangan konsep dirinya.
Secara umum ada tiga tahap pada perkembangan konsep diri seseorang, yaitu:
Ciri Orang Yang Sehat
Jiwanya:
Adanya
integrasi atau kesatuan yang utuh antara berbagai aspek dalam dirinya sendiri.
Adanya hubungan yang jelas antara Persepsi dan emosi. Kesehatan mental secara
continue memiliki peran penting dalam mengidentifikasi pasien-pasien yang
bersiko saat persalinan. Kesehatan mental bertanggung jawab dalam seluruh
renyang kehidupan pasien, dari mulai fase anak sampai fase lansia.
Peran Bidan Dalam Upaya
Kesehatan Jiwa
Menurut
WEISS (19470 yang mengupas tentang keperawatan, Mengatakan bahwa peran Perawat
adalah sebagai Attitude Therapy. Dan Peran Bidan adalah mengobservasi
perubahan-perubahan yang terjadi pada ibu hamil, bersikap respek/empaty
terhadap pasien., memahami kondisi psikologi pasien, sebagai konselor bagi ibu
hamil, baik yang bermasalah maupun yang tidak bermasalah, sebagai penyemangat
ayau motivator ibu hamil saat menjalani proses persalinan, sekaligus berperan
sebagai kawan yang memberi kenyamanan.
Tokoh
Psikoanalisa, SIGMUND FREUD mengemukakan bahwa: trauma adalah suatu ingatan
yang direpresi. Karena direpresi itulah maka trauma seringkali muncul dan yang
berlangsung secara tidak sadar dalam periode yang cukup lama. Guncangan
psikologi yang disebabkan oleh ingatan mengerikan masa lalu, berpotensi untuk
membentuk ingatan traumatis. Hal ini berbahaya bagi seseorang wanita yang
sedang dalam kondisi hamil. Sarankan pada ibu hamil untuk tidak mendengarkan
cerita-cerita mengerikan dari wanita lain yang pernah mengalami kesulitan saat
melahirkan. Cerita tentang kelahiran bermasalah akan membantu pasien ngeri dan
takut( setidak-tidaknya cemas). Karena tidak menutup kemungkinan terjadi
‘transferen’. Transferen adalah memindah pengalaman traumatis dari orang yang
sedang bercerita kepada orang lain yang sedang mendengarkan cerita tersebut.
`Kesimpulan
:
Yang
menjadi titik berat jiwa ibu hamil adalah ‘Konsep Diri yang positif’ .karena
dengan ‘Konsep Diri yang positif’ seseorang ibu akan mampu dapat meningkatkan
pola hubungan antara pribadi yang lebih harmonis dan lebih produktif. Hal
tersebut akan mampu membantu ibu dalam proses kehamilannya. Selain itu Konsep
Diri yang positif juga akan membantu seorang ibu hamil dalam menjaga kesehatan
dirinya dan pertumbuhan janin dalam kandungannya. Dalam demikian proses
persalinan yang akan di alami tidak menemui kesulitan secara psikologis. Tentu
saja ini pun akan sangat besar pengaruhnya dalam hal kekuatan fisiknya saat
melahirkan.
“konsep
Diri” merupakan suatu pikiran, keyakinan, dan kepercayaan yang membuat
seseorang mengetahui siapa dirinya dan mempengaruhi hubungannya dengan orang
lain.
Selain
itu Bidan juga mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam membentuk Konsep diri
yang positif, sebab konsep tersebut tidak dapat tumbuh dengan sendirinya.
Tugas
seorang Bidan dalam membentuk Konsep Diri yang positif adalah sebagai berikut: